X
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Moh Bisri. (Foto: Rico)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Moh Bisri mengatakan, orang dengan HIV/AIDS - disingkat ODHA - merupakan kelompok rentan berisiko tinggi terjangkit COVID-19.

ODHA yang mengkonsumsi obat ARV secara rutin dia katakan tetap harus waspada dengan potensi penularan COVID-19.

"Virus HIV melemahkan daya tahan tubuh (imunitas). Kalau daya tahan tubuh turun, maka COVID-19 juga mudah menyerang dan berkembang di tubuh. Bagi ODHA harus rajin minum obat, supaya daya tahan tubuh kuat, sekaligus bisa untuk melawan COVID-19," ungkap Bisri, Rabu (2/12/2020).

Menurut Bisri, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berupaya menurunkan angka prevalensi HIV/AIDS dengan beberapa strategi. Yakni berupa pengembangan klinik layanan sukarela bagi masyarakat yang ingin mengetahui status HIV dan akselerasi klinik perawatan dukungan pengobatan bagi pasien yang positif HIV dan harus memulai pengobatan ARV.

Selain mencegah agar tidak menulari kepada orang lain, ODHA diminta Bisri untuk terus mempertahankan gaya hidup sehat dengan makan yang benar, tidur minimal delapan jam, dan mengurangi stres sebanyak mungkin. Menjaga kesehatan membantu sistem kekebalan tubuh melawan infeksi serta COVID-19.

"Jika sedang mengidap HIV dan sedang mengkonsumsi obat HIV, penting untuk melanjutkan pengobatan, mengikuti saran dari layanan kesehatan dan mengambil tindakan pencegahan setiap hari untuk menjaga diri dan orang lain aman dari COVID-19," ujarnya. (Rico)

Share this Post

BERITA TERKAIT