X
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri H TS Arif Fadillah. (Foto: Rico)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) melaporkan surat permohonan palsu mengatasnamakan Gubernur Kepri Isdianto perihal Permohonan Bantuan Dana Pengamanan Pelaksanaan Pilkada tertanggal 12 Oktober 2020.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri H TS Arif Fadillah menyampaikan, laporan disampaikan ke Polda Kepri melalui Biro Hukum, Sabtu (17/10/2020).

"Kami sudah perintahkan Karo Hukum segera memprosesnya. Pemalsuan itu juga sudah disampaikan langsung Pak Isdianto kepada Pak Kapolda," kata Arif.

Arif mengaku, ada banyak kejanggalan dalam surat tersebut. Isdianto sudah cuti sejak 26 September 2020 karena memasuki masa kampanye. Dan posisi gubernur saat ini dijabat Penjabat Sementara.

"Surat itu tidak benar dan Pemprov Kepri tidak ada sangkut pautnya. Untuk dana NPHD yang diperuntukan bagi keamanan sudah 100 persen dikucurkan dan tidak ada masalah," pungkas Arif.

Terkait beredarnya surat permohonan dana bantuan pengamanan pilkada palsu ini, Kepala Biro Hukum Pemprov Kepri Heri Mukhrizal telah mengingatkan perusahaan swasta untuk mengabaikannya. 

"Kami juga mengimbau kepada perusahaan-perusahaan mengabaikan surat gubernur tersebut," tutupnya. (Rico)

Share this Post

BERITA TERKAIT