X
Suasana di salah satu kedai kopi di Tanjungpinang. Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mendorong pengelola restoran dan kafe untum menerapkan 3M dalam rangka pencegahan penyebaran COVID-19. (Foto: inilahkepri /Rico)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Bahtiar Baharuddin mendorong pengelola usaha restoran dan kafe serta rumah makan untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan membudayakan 3M kepada setiap pengunjungnya.

"3M ini artinya, wajib menggunakan masker ketika pengunjung masuk rumah makan. Kemudian menjaga jarak antara meja satu dengan yang lainnya. Dan pengelola usaha wajib menyediakan tempat cuci tangan," ungkap Bahtiar, Jumat (16/10/2020).

Hal ini dilakukan sebagai implementasi evaluasi atas masih ditemukannya sejumlah sarana publik - rumah makan, restoran, kafe, hotel dan toko serta lainnya - tidak menerapkan protokol kesehatan secara ketat. 

Sehingga dalam upaya pencegahan resiko penularan COVID-19 ditengah mulai menggeliatnya pertumbuhan ekonomi yang sebelumnya juga terdampak imbas pandemi COVDI-19. Pengelola usaha dan pengunjung juga tetap harus disiplin protokol kesehatan.

"Saya sangat setuju, aktifitas ekonomi masyarakat dibuka. Karena masyarakat juga harus menjalani kehidupan, namun juga harus menerapkan protokop kesehatan yang saat ini menjadi kunci pencegahan penyebaran COVID-19," jelasnya.

Selain itu, lanjut Bahtiar juga menghimbau kepada pengelola usaha selain protokol umum juga melakukan penerapan seperti mengecek suhu kesehatan kepada pengunjung, kemudian juga menyediakan hand sanitizer disetiap meja, serta memberikan tanda khusus pada area kasir dalam menjaga jarak.

"Pengelola juga harus selalu rutin mengecek kesehatan pekerja dan melengkapi pekerja dengan alat pelindung diri seperti masker, sarung tangan serta pelindung mata dan wajah. Melakukan pembersihan dan disinfeksi secara berkala di area kerja dan tempat yang sudah ditinggalkan pengunjung," terang Bahtiar.

Masyarakat Kepri harus siap menghadapi kehidupan bersosial gaya baru saat ini. Yakni masyarakat yang selalu menjaga protokol kesehatan, melakukan social distancing, memakai masker dan rutin mencuci tangan menggunakan sabun yang bisa menghilangkan kuman dan virus.

"Jangan sampai kita dan keluarga kita semua masuk ke rumah sakit dan diisolasi gara-gara Covid-19. Mari kita sama-sama mematuhi protokol kesehatan. Kita wujudkan Kepri serta Indonesia sehat dan sejahtera," ajaknya.

Bahtiar juga berterimakasih kepada seluruh masyarakat dan pengelola usaha di Kepri yang sudah sangat patuh menjalankan protokol kesehatan selama ini. Dia juga berharap agar pandemi COVID-19 ini segera hilang dan masyarakat bisa hidup normal kembali.

Diakui Bahtiar pandemi ini tidak hanya berhasil mengubah gaya hidup, namun juga telah menurunkan pendapatan ekonomi masyarakat di dunia. Maka satu-satunya jalan adalah dengan tetap menghadapinya secara bersama-sama. (Rico)

Share this Post

BERITA TERKAIT