X
Kelompok ibu-ibu di Desa Air Glubi, Bintan, berhasil mengembangkan usaha teh herbal berbahan baku utama rumput ilalang. (Foto: IST)
INILAHKEPRI, BINTAN - Warga Desa Air Glubi, Kabupaten Bintan berhasil mengembangkan usaha teh herbal dengan bahan baku utama rumput ilalang (imperata cylindrica).

Meskipun tumbuh sebagai tanaman parasit yang mengganggu tanaman di sekitarnya, pada kenyataannya tanaman ini memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan. Di antaranya  sebagai obat kencing nanah, obat hipertensi, diare, radang hati, kencing darah, mengobati buang air seni tak lancar, mengobati radang ginjal, muntah darah, mimisan, panas dalam, keputihan, dan asma.

Ilalang mengandung zat aktif yang bersifat anti piretik, diuretik, dan hemostatik. Teh herbal yang dikembangkan warga Desa Air Gelubi, dicampur dengan bahan herbal lainnya, seperti kunyit dan kayu manis.

Senin (10/8/2020), Bupati Bintan Apri Sujadi secara khusus  memberi apresiasi terhadap usaha kreatif seorang ibu yang tinggal di desa tersebut.

Menurut Apri, pemanfaatan rumput ilalang untuk usaha kecil menengah merupakan anugerah dalam penguatan ekonomi keluarga, terutama di masa pandemi COVID-19.

"Ketika ilalang dianggap merusak pemandangan, dan mengganggu tanaman lainnya, ternyata rumput liar ini bermanfaat untuk kesehatan yang berhasil diproduksi warga. Ini luar biasa," ujar Apri.

Apri meyakini usaha rumahan ini akan semakin berkembang seiring meningkatnya minat masyarakat untuk mengkonsumsinya. Pemkab Bintan dia sebut memberikan dukungan dalam bentuk pembinaan, mulai dari aspek kesehatan, kemasan hingga pemasaran.

"Kami mendukung penuh usaha ini. Kami yakin usaha ini berkembang pesat," katanya. (Andri)

Share this Post

BERITA TERKAIT